Google Glass – Getting Closer to The Future

Rabu tanggal 4 April lalu, akhirnya secara resmi Google mengumumkan proyek terbaru mereka, setelah sebelumnya hanya beredar sebagai rumor. Bahwa perusahaan raksasa ini tengah melakukan langkah revolusioner besar yang mereka sebut dengan nama Project Glass. Sepasang kacamata Augmented Reality (AR) yang fungsinya sangat menakjubkan. Bak di film-film futuristik atau spionase ala James Bond, maka Glass nantinya akan menjadi salah satu replika nyata yang berfungsi layaknya tools masa depan tersebut.

Proyek baru ini dirintis oleh Google [x], perusahaan pengujian teknologi rahasia Google di Mountain View, California. Kacamata ini akan di lengkapi fitur-fitur beberapa layanan google, seperti google maps.
Semua perintah diberikan lewat suara, dengan teknologi “bone conduction transducer”, gadget ini bisa mentransmisikan suara ke telinga bagian dalam melalui tulang tengkorak penggunanya. Berkat fitur ini, pengguna tak memerlukan headphone untuk mendengar suara dari Google Glass.

Tidak hanya itu, google glass ini juga bisa berfungsi seperti GPS, mengetahui tentang poster konser terbaru, harga tiket konser atau bioskop terbaru. Termasuk bisa mengambil video atau photo dan langsung di share via twitter, facebook atau sosial media lainnya.

Layar yang berupa lensa kacamata Google Glass diklaim akan memiliki resolusi yang setara dengan display high definition dilihat dari jarak 2,5 meter. Sekalipun google tidak mencantumkan berapa persisnya resolusi layar Google Glass. Namun mereka menyatakan bahwa foto-foto yang ditampilkan melalui perangkat itu memiliki resolusi 640 x 360. Besar kemungkinan bahwa angka tersebut mewakili resolusi yang sebenarnya dari Google Glass.

Versi pertama kacamata pintar Google ini juga akan dibekali kamera yang mampu merekam video HD 720p. Media penyimpanan internal berukuran 16 GB. Google mengklaim bahwa baterai Google Glass bisa bertahan seharian.

Google Glass akan menjadi perangkat yang akan merubah gaya hidup di berbagai aspek. Sekalipun gadget ini juga memiliki potensi yang bisa merugikan lingkungan karena kemampuannya yang praktis menangkap gambar dimana saja dan kapan saja.

Related News

Leave a Reply

Powered By. Penerbang Roket